Monday, November 22, 2010

Ekosistem

http://www.andysalo.com/wp-content/uploads/2010/04/ecosystem.jpg

Pernyataan organisme-organisme hidup dan lingkungannya hidupnya berhubungan erat tak terpisahkan dan saling mempengaruhi satu dengan yang lain. Satuan yang mencakup semua organisme di dalam suatu daerah yang saling mempengaruhi dengan lingkungan fisiknya sehingga arus energi mengarah ke struktur makanan, kenaekaragaman biotik, dan daur-daur bahan yang jelas di dalam sistem, merupakan sistem ekologi atau ekosistem (Odum, 1971).
Dari segi makanan, ekosistem memiliki dua komponen yaitu : komponen autotrofik, yang merupakan komponen di mana pengikatan energi sinar, penggunaan senyawa-senyawa organik sederhana, dan membangun senyawa-senyawa kompleks yang menonjol. Komponen yang lain yaitu komponen heterotrofik, di mana pemakaian, pengaturan kembali dan perombakan bahan-bahan yang kompleks yang menonjol.


Guna keperluan deskriptif ada baiknya mengetahui komponen-komponen yang merupakan bagian dari ekosistem, yaitu :

  1. Senyawa-senyawa anorganik yang terlibat dalam daur-daur bahan
  2. Senyawa-senyawa organik yang menghubungkan biotik dan abiotik
  3. Resim iklim
  4. Produsen-produsen, organisme-organisme autotrofik, sebagian besar tumbuhan hijau, yang mampu membuat makanan dari senyawa-senyawa organik yang sederhana.
  5. Makrokonsumen atau fagotrof-fagotrof organisme heterotrofik, terutama binatang-binatang yang mencerna organisme-organisme lain atau butiran-butiran bahan organik.
  6. Mikrokonsumen saprotrof-saprotrof atau osmotrof, organisme heterotrofik, terutama bakteri dan cendawan, yang merombak senyawa-senyawa kompleks dari protoplasma mati, menghisap sebagian dari hasil erombakan, dan melepas bahan makanan anorganik yang dapat digunakan oleh produsen bersama-sama dengan senyawa organik, yang memberikan atau menyediakan sumber energi atau yang mungkin menghambat atau merangsang komponen biotik lainnya dari ekosistem.

Komponen pertama hingga ketiga merupakan komponen abiotik, sedangkan komponen keempat hingga keenam merupakan komponen biomass.
Dari segi fungsional ekosistem dapat dengan baik dianalisis menurut segi berikut :

  1. Sirkuit-sirkuit energi
  2. Rantai-rantai makanan
  3. Pola-pola keanekaragaman dalam waktu dan ruang
  4. Daur-daur makanan (biogeokimia)
  5. Perkembangan dan evolusi
  6. Pengendalian (cybernetics)

Ekosistem adalah satuan fungsional dasar dalam ekologi, karena memasukan baik organisme biotik maupun lingkungan abiotik, masing-masing saling mempengaruhi. Konsp ekosistem merupakan konsep yang luas, fungsi utamanya di dalam pemikiran atau pandangan ekologi merupakan penekanan hubungan wajib, ketergantungan, hubungan sebab musab, yakni angkaian komponen-komponen untuk membentuk satuan-satuan fungsional.


Materi Kuliah

Ruang Lingkup Ekologi Hutan
Kuliah Kehutanan
Kuliah Biologi Umum
Kuliah Ekologi Umum
Kuliah Silvikultur
Kuliah Silvikultur Hutan Tropika
Tipe-tipe Hutan Tropis
Faktor-faktor yang mengontrol siklus
hara pada hutan hujan tropis
Pengertian Definisi Ekosistem
Proses Fotosintesis
Abrasi Pantai

No comments:

Post a Comment

Mohon Komentar. Terima Kasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Paling Populer